Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 6, 2016

Meninggalkan Satu Rukun Islam ?

Seorang muslim tentu harus menjalankan rukun Islam. Rukun Islam inilah yang disebutkan dalam hadits dari ‘Abdullah bin ‘Umar  radhiyallahu ‘anhuma , Nabi  shallallahu ‘alaihi wa sallam , بُنِىَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ وَإِقَامِ الصَّلاَةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ وَحَجِّ الْبَيْتِ وَصَوْمِ رَمَضَانَ “Islam dibangun di atas lima perkara: bersaksi bahwa tidak ada yang berhak disembah melainkan Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan Allah; menunaikan shalat; menunaikan zakat; menunaikan haji ke Baitullah; dan berpuasa Ramadhan.”  (HR. Bukhari, no. 8; Muslim, no. 16) Yang jelas, meninggalkan salah satu dari rukun Islam di atas telah terjatuh dalam dosa besar. Namun ada yang menyebabkan keluar dari Islam, ada yang dikatakan sebagi pelaku dosa besar. Meninggalkan Syahadat dan Iman Dijelaskan oleh Ibnu Rajab Al-Hambali  rahimahullah , yang dimaksud dengan hadits di...

Dalil Iman itu Bertambah dan Berkurang

Iman itu bisa bertambah dan berkurang, bahkan bisa sempurna. Inilah akidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Apa dalilnya? Ayat-Ayat Sebagai Bukti Ada beberapa ayat Al-Qur’an Al-Karim jadi bukti bahwa iman itu bisa bertambah dan berkurang. لِيَزْدَادُوا إِيمَانًا مَعَ إِيمَانِهِمْ “ Supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). ” (QS. Al-Fath: 4). Dalil ini menunjukkan bahwa iman itu bisa bertambah. Dalam berbagai ayat berikut juga menunjukkan hal yang sama, وَزِدْنَاهُمْ هُدًى “ Dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk. ” (QS. Al-Kahfi: 13). وَيَزِيدُ اللَّهُ الَّذِينَ اهْتَدَوْا هُدًى “ Dan Allah akan menambah petunjuk kepada mereka yang telah mendapat petunjuk .” (QS. Maryam: 76) وَالَّذِينَ اهْتَدَوْا زَادَهُمْ هُدًى “ Dan orang-orang yang mau menerima petunjuk, Allah menambah petunjuk kepada mereka. ” (QS. Muhammad: 17) وَيَزْدَادَ الَّذِينَ آمَنُوا إِيمَانًا “ Dan supaya orang yang beriman bertambah imannya .” (QS. Al-Mudatsi...

6 Tahapan Setan Menyesatkan Manusia

Ada enam tahapan setan dalam menyesatkan manusia. Langkah pertama: Diajak pada kekafiran, kesyirikan, serta memusuhi Allah dan Rasul-Nya Inilah langkah pertama yang ditempuh oleh setan, barulah ketika itu ia beristirahat dari rasa capeknya. Setan akan terus menggoda manusia agar bisa terjerumus dalam dosa pertama ini. Jika telah berhasil, pasukan dan bala tentara iblis akan diangkat posisinya menjadi pengganti iblis. Langkah kedua: Diajak pada perbuatan bid’ah Jika langkah pertama tidak berhasil, manusia diajak pada perbuatan bid’ah. Perbuatan ini lebih disukai oleh iblis daripada dosa besar atau pun maksiat lainnya. Karena bahaya bid’ah itu: (1) membahayakan agama seseorang, (2) membahayakan orang lain, jadi ikut-ikutan berbuat sesuatu yang tidak ada tuntunan, (3) orang yang berbuat bid’ah akan sulit sadar untuk taubat karena ia merasa amalannya selalu benar, (4) bid’ah itu menyelisihi ajaran Rasul dan selalu mengajak untuk menyelisihi ajaran beliau. Setan yang ...