Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni 2, 2016

Konfigurasi Debian Server

A. Langkah-langkah routing di Linux Debian tanda $ berarti sebagai User biasa su dienter ketik pwssnya muncul tanda # berarti sudah masuk ke superuser/administrator langkah2 routing: 1. buat network interfaces : nano /etc/network/interfaces auto eth0 iface eth0 inet dhcp      auto eth1 iface eth1 inet static      address 192.168.xx.5(2 – 254 )      netmask 255.255.255.0      network 192.168.xx.0      broadcast 192.168.xx.255 lalu simpan konfigurasi ctrl+x lalu Y      Keterangan :      - xx : angka IP yang ingin kita buat, jika terdapat xx disetiap konfigurasi maka samakan saja dengan eth1 yang sudah kita buat pada routing 2.melihat domain server perintahnya:   cat /etc/resolv.conf Jika sudah terdapat maka kita lanjut ke langkah berikutnya 3.mengaktifkan IP forward: perintah;  ...

Adab Adab Dalam ISLAM

Ø   Lihatlah Kepada Orang Lain Yang Lebih Rendah Abu Hurairah r.a. Menyampaikan Rasulullah saw, bersabda “Lihatlah orang yang berada di bawah kalian dan jangan melihat orang yang berada di atas kalian, karena hal itu lebih patut agar kalian tidak menganggap rendah nikmat Allah yang telah dianugrahkan kepada kalian”. (Muttafaq ‘alaih). Ø   Makruh Dua Orang Berbisik-bisik Ketika Ada Orang Ketiga bersamanya Dari Ibnu Mas’ud r.a., ia berkata, Rasulukkah bersabda, “Apabila kamu sedang bertiga maka janganlah dua orang berbisik tanpa melibatlan yang satu nya hingga kamu berbaur dengan banyak orang, karena yang demikian itu membuatnya susah”. (Muttafaq ‘alaih. Dan lafadz nya oleh Muslim) Ø   Seseorang Tidak Boleh Mengusir Orang Lain Dari Tempat Duduknya Ibnu Umar r.a. Berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Janganlah seseorang mengusir orang lain dari tempat duduknya, kemudian dia mengambil alih tempat duduknya tersebut. Tetapi berilah dia kelonggaran dan...

Adzan Terakhir Bilal ibn Rabbah

Inspirasi Shahabat Semenjak Rasulullah wafat, Sahabat Bilal ibn Rabbah menyatakan bahwa dirinya tidak akan mengumandangkan adzan lagi. Ketika Khalifah Abu Bakar memintanya untuk menjadi muadzin kembali, dengan hati pilu nan sendu Bilal berkata, "Biarkan aku hanya menjadi muadzin Rasulullah saja. Rasulullah telah tiada, maka aku bukan muadzin siapa-siapa lagi." Abu Bakar pun tak bisa lagi mendesak Bilal untuk kembali mengumandangkan adzan. Kesedihan sebab ditinggal wafat oleh Rasulullah terus mengendap di hati Bilal. Dan kesedihan itu yang mendorongnya meninggalkan Madinah, dia bersama rombongan pasukan Fath Islamy berangkat menuju Syam, dan kemudian tinggal di Homs, Syria. Sudah lama Bilal tak mengunjungi Madinah, hingga sampai pada suatu malam, Rasulullah hadir dalam mimpi Bilal, dan menegurnya, "Ya Bilal, Wa maa hadzal jafa ? Hai Bilal, mengapa engkau tak mengunjungiku ? Mengapa sampai seperti ini ?" Bilal pun bangun terperanjat, segera ia ...

Hukum Pacaran Dalam Islam

Cinta kepada lain jenis merupakan fitrah dari manusia. Karena sebab cintalah, keberlangsungan hidup manusia bisa terjaga. Oleh sebab itu, Allah Ta’ala menjadikan wanita sebagai perhiasan dunia dan kenikmatan bagi penghuni surga. Islam sebagai agama yang sempurna juga telah mengatur bagaimana menyalurkan fitrah cinta dalam syariatNya yang rahmatan lil ‘alamin. Namun bagaimanakah jika cinta itu disalurkan melalui cara yang tidak syar’i? Fenomena itulah yang melanda hampir sebagian besar anak muda saat ini. Penyaluran cinta ala mereka itu mereka sebut dengan nama pacaran. Lalu, adakah pacaran dalam Islam? لاَ يَخْلونَّ رَجُلٌ بِامْرَأةٍ إِلاَّ وَمَعَها ذُو مَحْرَم “ Janganlah seorang laki-laki berdua-duaan dengan seorang wanita kecuali jika bersama mahram sang wanita tersebut.” (HR Al-Bukhari dan Muslim) لأَنْ يُطْعَنَ فِي رَأْسِ أَحَدِكُمْ بِمِخْيَطٍ مِنْ حَدِيدٍ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَمَسَّ امْرَأَةً لا تَحِلُّ لَهُ “ Lebih baik kepala se...