Langsung ke konten utama

Adab Adab Dalam ISLAM



Ø  Lihatlah Kepada Orang Lain Yang Lebih Rendah
Abu Hurairah r.a. Menyampaikan Rasulullah saw, bersabda
“Lihatlah orang yang berada di bawah kalian dan jangan melihat orang yang berada di atas kalian, karena hal itu lebih patut agar kalian tidak menganggap rendah nikmat Allah yang telah dianugrahkan kepada kalian”.
(Muttafaq ‘alaih).

Ø  Makruh Dua Orang Berbisik-bisik Ketika Ada Orang Ketiga bersamanya
Dari Ibnu Mas’ud r.a., ia berkata, Rasulukkah bersabda,
“Apabila kamu sedang bertiga maka janganlah dua orang berbisik tanpa melibatlan yang satu nya hingga kamu berbaur dengan banyak orang, karena yang demikian itu membuatnya susah”.
(Muttafaq ‘alaih. Dan lafadz nya oleh Muslim)

Ø  Seseorang Tidak Boleh Mengusir Orang Lain Dari Tempat Duduknya
Ibnu Umar r.a. Berkata, Rasulullah saw. bersabda,
“Janganlah seseorang mengusir orang lain dari tempat duduknya, kemudian dia mengambil alih tempat duduknya tersebut. Tetapi berilah dia kelonggaran dan keleluasaan”.
(Muttafaq ‘alaih).

Ø  Menjilat Jari Jemari Sebelum Mengusapnya Dengan Sapu Tanggan
Dari Ibnu Abbas r.a, ia berkata Rasulullah bersabda
“Apabila salah seorang diantara kamu makan, janganlah ia buru-buru membasuh tangannya sebelum menjilatinya atau menjilatkannya pada orang lain.”
(Muttafaq ‘alaih)

Ø  Makruh Minum dalam Keadaan Berdiri
Ali r.a, berkata Rasulullah saw , telah bersabda
“Janganlah salah seorang diantara kalian minum sambil berdiri.”
(HR. Muslim) 

Ø  Memulai Salam
* Dari Abu Hurairah r.a, ia berkata Rasulullah bersabda
“Hendaklah yang muda memberi salam terlebih dahulu kepada yang tua, yang berjalan kepada yang duduk, dan yang berjumlah sedikit kepada berjumlah banyak.”
(Muttafaq ‘alaih).
Dalam riwayat muslim “Dan yang naik kendaraan kepada yang berjalan kaki”
* Dari Ali r.a, ia berkata Rasulullah bersabda
“Jika rombongan lewat, maka cukup satu orang saja diantara mereka yang mengucapkan salam mewakili semuanya. Dan juga cukup satu orang saja diantara mereka yang menjawab salam mewakili semuanya.”
(HR. Ahmad dan al-Baihaqi)
* Dari Ali r.a, ia berkata Rasulullah bersabda
“Jangan mendahului mengucapkan salam kepada orang-orang Yahudi dan orang-orang Nasrani. Dan jika bertemu dengan mereka disebuah jalan, desaklah mereka ke tempat yang paling sempit.”
(HR. Muslim)

Ø  Mendo’akan Orang Bersin
* Dari Ali r.a dai Nabi Saw, beliau bersabda
“Apabila salah seorang diantara kalian bersin, hendaklah ia mengucapkan alhamdulillah (segala puji bagi Allah), dan hendaklah saudaranya mendoakan dengan mengucapkan yarhamukallah (semoga Allah merahmatimu.) Jika saudaranya mendoakan kepadanya yarhamukallah, hendaklah ia membalas mendo’akan dengan mengucapkan yahdiikumullah wayushlihu baalakum (semoga Allah memberikan petunjuk dan memperbaiki hatimu.)”
(HR. Bukhari)
  
Ø  Makruh Berjalan Kaki dengan Satu Sandal
* Dari Ali r.a ia berkata, Rasulullah bersabda
“Janganlah seseorang diantara kalian berjalan hanya dengan memakai sandal sebelah saja. Dan hendaklah ia memakai sepasang atau melepas keduanya.”
(Muttafaq ‘alaih)

Ø  Memulai Memakai Sandal dengan Kaki Kanan
* Dari Ali r.a ia berkata, Rasulullah bersabda
“Apabila salah seorang kalian memakai sandal, hendaklah ia memulai nya dengan yang kanan, dan apabila ia melepaskannya, hendaklah ia memulai dengan yang kiri. Hendaklah kaki yang kanan yang pertama kali memakai sendal dan kaki lainnya(kiri) untuk melepasskannya.”
(Muttafaq ‘alaih)

Ø  Haram Menjulurkan Pakaian karena Sombong
* Ibnu Umar r.a mengatakan, Rasulullah saw bersabda
“Allah tidak berkenan memandang orang yang menyeret kainnya dengan sombong.”
(Muttafaq ‘alaih)

Ø  Makan dengan Tangan Kanan
* Dari Ibnu Umar r.a sesungguhnya Rasulullah saw bersabda
“Apabila seorang diantara kalian makan, hendaklah ia makan dengan tangan kanan, dan apabila minum, hendaklah ia minum juga dengan tangan kanan, karenan sesungguhnya setan itu suka makan dengan tangan kirinya dan juga suka minum dengan tangan kirinya.”
(HR. Muslim)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Khutbah Jumat: Tujuh Golongan yang Mendapatkan Naungan Allah pada Hari Kiamat

Ada tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan Allah pada hari kiamat. Siapa saja mereka itu? Karena kala itu kita sangat butuh pertolongan Allah. Baca khutbah Jumat berikut ini. Khutbah Pertama إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَ مِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِىَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللّهُمَّ صَلِّ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ اللّهُمَّ عَلِّمْنَا مَا يَنْفَعُنَا، وَانْفَعَنَا بِمَا عَلَّمْتَنَا، وَزِدْنَا عِلْماً، وَأَرَنَا الحَقَّ حَقّاً وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرَنَا البَاطِلَ بَاطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ Amma ba’du Ma’asyirol muslimin jama’ah shalat Jumat rahimani wa rahimakumullah … Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam yang telah...

Cinta Bukanlah Disalurkan Lewat Pacaran

Cinta kepada lain jenis merupakan hal yang fitrah bagi manusia. Karena sebab cintalah, keberlangsungan hidup manusia bisa terjaga. Oleh sebab itu, Allah Ta’ala menjadikan wanita sebagai perhiasan dunia dan kenikmatan bagi penghuni surga. Islam sebagai agama yang sempurna juga telah mengatur bagaimana menyalurkan fitrah cinta tersebut dalam syariatnya yang  rahmatan lil ‘alamin . Namun, bagaimanakah jika cinta itu disalurkan melalui cara yang tidak syar`i? Fenomena itulah yang melanda hampir sebagian besar anak muda saat ini. Penyaluran cinta ala mereka biasa disebut dengan pacaran. Berikut adalah beberapa tinjauan syari’at Islam mengenai pacaran. Ajaran Islam Melarang Mendekati Zina Allah  Ta’ala  berfirman, وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا “ Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. ”(QS. Al Isro’ [17] : 32) Dalam Tafsir Jalalain dikatakan bahwa laran...

Minta Diruqyah karena Terkena Sihir

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du, Kami bisa memahami bagaimana kesedihan orang yang mendapatkan musibah berupa gangguan jin. Kesedihan yang tidak hanya dialami korban, namun juga dialami seluruh keluarganya. Namun apapun itu, kami ingin meyakinkan bahwa semua kesedihan yang dialami setiap muslim dan muslimah, tidak ada yang disia-siakan oleh Allah. Karena setiap musibah yang dialami seorang muslim akan diwujudkan menjadi pahala atau kaffarah penghapus dosa. Baik musibah fisik maupun musibah batin. Untuk itu, berbahagialah menjadi seorang mukmin. Semua bisa berpeluang menjadi pahala. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu , bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: مَا يُصِيبُ المُسْلِمَ، مِنْ نَصَبٍ وَلاَ وَصَبٍ، وَلاَ هَمٍّ وَلاَ حُزْنٍ وَلاَ أَذًى وَلاَ غَمٍّ، حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا، إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ “Tidak ada satu musibah yang menimpa setiap muslim, baik rasa capek, sakit, bingung, sedih, gangg...